Jakarta – Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), K.H. Athian Ali Moh. Da’i, Lc., MA., menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama pelaksanaan perayaan Asyura 2026.
Menurutnya, ANNAS senantiasa menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama serta mendukung upaya seluruh pihak, khususnya aparat kepolisian, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Terkait perayaan Asyura oleh umat Syiah, Athian Ali menyampaikan bahwa ANNAS tetap bersikap sesuai dengan syariat Islam yang diyakininya. Ia menyatakan bahwa umat Syiah dipersilakan melaksanakan perayaan Asyura di lingkungan masing-masing, selama tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak mengajak umat Islam lainnya untuk turut merayakannya.
Athian juga menegaskan bahwa ANNAS akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian, apabila terdapat kegiatan perayaan Asyura yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum atau mengajak umat Islam lainnya untuk mengikuti perayaan tersebut.
Dalam evaluasinya terhadap pelaksanaan perayaan Asyura pada 25 Juni 2026, Athian menyebut secara umum kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Namun demikian, ia memberikan catatan terhadap pelaksanaan perayaan di salah satu lokasi di kawasan Jalan Kembar yang berlangsung hingga larut malam.
Menurutnya, lokasi tersebut merupakan kawasan permukiman sehingga pelaksanaan kegiatan hingga tengah malam dinilai perlu menjadi perhatian bersama. Untuk pelaksanaan perayaan Asyura di masa mendatang, ia berharap panitia dapat berkoordinasi lebih intensif dengan pihak Kepolisian agar waktu penyelenggaraan disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
Athian menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, panitia penyelenggara, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama setiap kegiatan keagamaan berlangsung.






