JAKARTA – Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Riden Hatam Aziz, secara terbuka menyatakan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah koordinasi Presiden. Menurutnya, hal ini merupakan elemen penting dalam menjaga netralitas institusi penegak hukum sekaligus menyukseskan program pembangunan nasional yang diusung pemerintah.
Riden menegaskan bahwa FSPMI memandang struktur Polri saat ini sudah sangat ideal untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam mengawal dinamika dunia ketenagakerjaan.
“Kami mendukung penuh Polri tetap berada di bawah Presiden. Jalur komando langsung ini menjamin independensi Polri agar tidak terkooptasi oleh kepentingan politik praktis di tingkat kementerian,” ujar Riden dalam keterangannya.
Selain persoalan struktur organisasi, Riden juga menyatakan kesiapan FSPMI untuk bersinergi dalam mewujudkan visi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai poin-poin dalam Asta Cita, khususnya yang berkaitan dengan kemandirian bangsa dan perlindungan sumber daya manusia, memiliki kaitan erat dengan kesejahteraan kaum buruh di Indonesia.
“Polri sebagai garda terdepan keamanan memiliki peran vital dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan aman, yang pada akhirnya akan mendukung tercapainya target-target dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Keamanan yang stabil adalah fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan pekerja,” tambahnya.
Dukungan dari salah satu organisasi buruh terbesar di Indonesia ini memperkuat dorongan berbagai elemen masyarakat agar Polri terus memperkuat profesionalismenya sebagai alat negara yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Negara demi menjamin kepastian hukum bagi seluruh rakyat.





