Bogor – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (BEM UHAMKA) menggelar kegiatan pengkaderan dan penguatan kapasitas organisasi di kawasan Puncak, Bogor, pada 25–26 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat soliditas internal, meningkatkan kapasitas kepemimpinan kader, serta merumuskan arah gerakan organisasi yang adaptif terhadap dinamika sosial dan kebangsaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan peserta dari Kampus UHAMKA menuju lokasi kegiatan pada Selasa pagi. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti forum diskusi dan konsolidasi organisasi yang membahas evaluasi program kerja, arah gerakan organisasi, serta pemaparan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan oleh pengurus.
Melalui forum tersebut, BEM UHAMKA menyusun berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam menjalankan fungsi kemahasiswaan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
Selain forum diskusi, kegiatan juga diisi dengan agenda kebersamaan yang bertujuan mempererat hubungan antarpengurus dan peserta. Penguatan komunikasi, kekompakan, serta rasa kekeluargaan menjadi fokus utama sebagai fondasi dalam membangun organisasi yang solid dan berdaya saing.
Pada hari kedua, peserta mengikuti berbagai kegiatan outbound dan permainan kelompok yang dirancang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara kolektif. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan kepulangan peserta menuju Kampus UHAMKA.
BEM UHAMKA menilai bahwa pengkaderan merupakan proses strategis dalam mencetak mahasiswa yang berintegritas, adaptif, memiliki jiwa kepemimpinan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, organisasi berharap lahir kader-kader yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, BEM UHAMKA juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) serta berbagai agenda kebangsaan lainnya.
Selain itu, organisasi menyatakan dukungan terhadap upaya reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia menuju institusi yang profesional, modern, dan humanis. BEM UHAMKA juga mendukung penyelenggaraan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dan Polri dalam menjaga persatuan serta stabilitas nasional.
Menurut BEM UHAMKA, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta kehidupan masyarakat yang damai dan kondusif. Oleh karena itu, seluruh mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga persatuan bangsa, mendukung pembangunan nasional, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Melalui kegiatan pengkaderan ini, BEM UHAMKA berharap mampu mencetak generasi pemimpin muda yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan yang baik, tetapi juga memiliki semangat pengabdian, integritas, serta komitmen kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.







