Ketua BEM LMND Nilai Revisi RUU Polri Perkuat Pelayanan dan Perlindungan Masyarakat

oleh -0 Dilihat
Ketua Bem Lmnd
Ketua Bem Lmnd

Jakarta – Claudion Kanigia Sare menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tubuh BEM LMND. Menurut dia, regenerasi tidak hanya dimaknai sebagai pergantian figur, tetapi juga proses transfer nilai, visi, dan tradisi intelektual yang menjadi dasar gerakan mahasiswa. Tanpa regenerasi yang sehat, organisasi dinilai berpotensi kehilangan arah serta daya dorong sebagai kekuatan moral dan sosial. Oleh karena itu, BEM LMND diharapkan tetap menjadi ruang pembentukan kepemimpinan nasional yang mampu melahirkan kader mahasiswa berintegritas, berkapasitas, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.

Claudion juga mengajak pimpinan BEM di berbagai daerah untuk memperkuat gerakan melalui kolaborasi, pertukaran gagasan, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Ia menilai mahasiswa perlu tetap menjaga sensitivitas sosial di tengah dinamika nasional, sekaligus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

Menurut Claudion, akselerasi kepemimpinan mahasiswa menjadi kebutuhan penting di tengah kompleksitas tantangan bangsa. Mahasiswa tidak hanya dituntut bersikap kritis, tetapi juga adaptif dan mampu berperan aktif dalam menjaga stabilitas serta keberlanjutan pembangunan nasional. Karena itu, BEM LMND diarahkan untuk tetap menjadi mitra strategis dalam pembangunan, tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang konstruktif.

Dalam kesempatan tersebut, Claudion menyampaikan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau RUU Polri. Ia menilai penyempurnaan regulasi diperlukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan Polri agar semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan tantangan keamanan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Hal itu, kata dia, tetap harus dilakukan dengan berpedoman pada prinsip negara hukum dan akuntabilitas.

Selain itu, Claudion juga menyatakan dukungan terhadap langkah aparat dalam menjaga ketertiban dan stabilitas nasional. Dukungan tersebut diberikan sepanjang pelaksanaan tugas dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan menciptakan kondisi nasional yang aman, tertib, dan kondusif bagi keberlangsungan pembangunan.

BEM LMND juga menyampaikan evaluasi terhadap sejumlah isu yang berkembang, termasuk kritik terhadap pemerintah serta dinamika gerakan mahasiswa yang berkaitan dengan institusi Polri. Evaluasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dengan pendekatan konstruktif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dinamika pendekatan dalam gerakan mahasiswa. Selain menjalankan fungsi kritis, BEM LMND juga menempatkan diri sebagai bagian dari elemen bangsa yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas nasional melalui penyampaian gagasan, pengawasan, dan kerja sama yang konstruktif.

Ke depan, BEM LMND diharapkan mampu memperkuat arah gerakan mahasiswa yang lebih terstruktur, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Hal ini menjadi landasan penting dalam meneguhkan posisi mahasiswa sebagai poros perubahan bangsa sekaligus mitra kritis dalam pembangunan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.