BANDUNG – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Jawa Barat, Muhammad Joefry, menegaskan dukungannya terhadap struktur Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah koordinasi Presiden.
Menurutnya, hal ini krusial untuk menjaga kerukunan umat beragama dan stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat yang majemuk.
Joefry, yang juga dikenal sebagai pemimpin Pemuda Lintas Agama, menilai bahwa independensi Polri di bawah Kepala Negara memberikan jaminan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
“Keamanan dalam negeri, terutama perlindungan terhadap kebebasan beragama dan toleransi, memerlukan jalur komando yang cepat dan bebas dari kepentingan politik sektoral kementerian,” ungkap Joefry dalam sebuah pertemuan tokoh pemuda di Bandung.
Selain mendukung struktur Polri, Joefry juga menyatakan komitmen pemuda lintas agama di Jawa Barat untuk mengawal program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia melihat visi tersebut sejalan dengan semangat GP Ansor dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan menjaga kedaulatan NKRI.
“Kami di GP Ansor Jawa Barat bersama elemen pemuda lintas agama melihat Asta Cita sebagai peta jalan menuju Indonesia Emas 2045. Kami siap bersinergi dengan Polri dan Pemerintah untuk memastikan program-program strategis ini berjalan kondusif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Joefry menekankan bahwa penguatan institusi Polri merupakan investasi jangka panjang bagi demokrasi Indonesia. Ia berharap profesionalisme Polri terus meningkat dalam melayani masyarakat, sehingga kepercayaan publik yang sudah tinggi saat ini dapat terus terjaga demi keutuhan bangsa.







