KNPMI Ingatkan Mahasiswa Kedepankan Gagasan, Bukan Tindakan Anarkis

oleh -0 Dilihat
Koalisi Nasional Pemuda Dan Mahasiswa Indonesia Knpmi
Koalisi Nasional Pemuda Dan Mahasiswa Indonesia Knpmi

Jakarta – Koalisi Nasional Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (KNPMI) menyampaikan keprihatinannya terhadap dinamika gerakan mahasiswa yang belakangan dinilai semakin kehilangan independensi. KNPMI menilai sebagian gerakan mahasiswa saat ini cenderung sarat dengan kepentingan politik praktis sehingga berpotensi mengaburkan substansi perjuangan yang seharusnya berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral dan agen perubahan.

Menurut KNPMI, sejarah mencatat bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang mampu menjadi penyeimbang kebijakan pemerintah melalui kritik yang objektif, argumentatif, dan berbasis kepentingan rakyat. Namun, ketika gerakan mahasiswa dipersepsikan memiliki kedekatan dengan kepentingan politik tertentu, maka independensi yang selama ini menjadi modal utama perjuangan mahasiswa akan dipertanyakan oleh masyarakat.

KNPMI juga menyoroti bahwa tindakan anarkis dalam penyampaian aspirasi justru semakin memperburuk citra gerakan mahasiswa. Perusakan fasilitas umum, bentrokan, maupun tindakan yang mengganggu ketertiban tidak hanya menggeser fokus dari substansi tuntutan, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Dalam situasi demikian, publik cenderung lebih memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan dibandingkan pesan atau aspirasi yang ingin disampaikan.

“Gerakan mahasiswa akan kehilangan simpati apabila lebih identik dengan kericuhan daripada gagasan. Tidak ada manfaat yang dapat diperoleh dari tindakan anarkis selain kerusakan, gangguan terhadap aktivitas masyarakat, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap perjuangan mahasiswa itu sendiri,” demikian pandangan KNPMI.

KNPMI menegaskan bahwa sikap kritis terhadap berbagai kebijakan publik tetap merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Namun, kritik tersebut perlu disampaikan secara elegan, rasional, berbasis kajian, serta mengedepankan dialog dan argumentasi intelektual sehingga mampu mendorong perubahan kebijakan yang lebih baik tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Melalui pernyataan ini, KNPMI mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk mengembalikan marwah gerakan mahasiswa sebagai gerakan yang independen, bebas dari kepentingan politik praktis, serta konsisten memperjuangkan kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. KNPMI meyakini bahwa kekuatan utama mahasiswa bukan terletak pada tindakan destruktif, melainkan pada integritas, kualitas gagasan, serta kemampuan menghadirkan solusi yang konstruktif bagi masa depan Indonesia.