Jakarta – Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB Oleh Soleh menilai sebaiknya Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menghentikan penggunaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil), dalam pendidikan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
“Latihan dasar kemiliteran memang tidak cocok bagi calon manajer koperasi yang nantinya akan mengurusi pengelolaan koperasi. Yang mereka butuhkan adalah pelatihan manajerial yang kuat agar mampu mengelola koperasi secara profesional dan akuntabel,” ujar Oleh Soleh.
Dia menilai pendidikan bela negara tetap penting sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Meski demikian, dia mengingatkan agar perubahan yang dilakukan Kemhan tidak berhenti pada pergantian nama program. Menurut dia, substansi, metode pembelajaran, dan sistem pelatihan juga harus dibenahi secara menyeluruh.
“Perubahan ini jangan hanya sebatas perubahan nama. Programnya harus betul-betul diubah, baik materi, metode maupun pelaksanaannya. Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh agar pelatihan lebih efektif, relevan dengan kebutuhan peserta, dan yang paling penting tidak menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.






